Penyembahan Berhala
Penyembahan Berhala
Penyembahan berhala diakhir zaman Diambil dari surat rasul
Paulus kepada orang Kristen di kota Korintus, yaitu dalam 1 Korintus 10:14
Apa artinya Berhala?
Berhala adalah segala sesuatu, baik yang terlihat maupun
yang tidak terlihat yang dianggap lebih dari Tuhan.
Contoh : Patung, Dewa atau segala sesuatu yang didewakan.
Kemudian meluas menjadi makhluk atau benda (matahari, bulan, malaikat, hewan)
apa saja yang disembah selain perintah Allah adalah termasuk dalam kategori berhala.
Memberhalakan artinya: rasa suka seseorang terhadap sesuatu
melebihi rasa sukanya kepada Tuhan. Misalnya lebih takut kepada seseorang atau
benda, dibanding rasa takut kepada Allah, atau lebih mencintai seseorang atau
benda, dibanding cintanya kepada Allah.
Ragam bentuk berhala
1. Benda: emas, perak, kayu, batu, dll (Yes 44:9-17,Wahyu
9:20, band Ul 4:19).
2. Kehidupan: manusia, binatang, dst. (Ul 4:16-18, Rom
1:23-25).
3. Sifat manusia: kedegilan hati (1 Sam 15:23),
4. Ketamakan/keserakahan ( Efe 5:5, Kol 3:5, bnd Mar
7:20-23, 1 Kor 5:11, 6:10, dll
Pertanyaan penting yang harus diajukan ialah: “Bagaimana
agar kita bisa waspada terhadap penyembahan berhala di akhir zaman ini?” Ada
beberapa hal yang bisa kita lakukan, sehingga kita tidak terjebak dalam pola
permainan dunia yang bisa membawa kita kepada penyembahan berhala, yaitu:
1. Menghargai Tuhan Yesus dan pengorbanan-Nya bagi kita – 1
Korintus 10:1-22.
Mengingat dan menghargai korban Kristus yang telah
mengampuni, menyelamatkan dan menyucikan hidup kita. Penyembahan berhala (fisik
atau sikap hati), itu membuat iman kita menjad lemah, mudah menyerah terhadap
godaan, Sebaliknya dengan menghargai korban Kristus, akan membuat iman kita
kuat.
2. Mengenal Yesus
secara baik dan benar – 1 Yohanes 5:18-21.
Waspada terhadap segala berhala, dengan mengenal Pribadi
Tuhan Yesus Kristus secara benar. Kehidupan kita tidak boleh ada
sangkut-pautnya (lagi) dengan berhala, sebab tubuh hidup kita adalah Bait
Allah, rumah Allah, Tabernakel Allah, dimana Roh Kudus diam didalamnya. “Apakah
hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang
hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan
hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan
menjadi umat-Ku. Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah
dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka
Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi
anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan,
Yang Mahakuasa” – 2 Korintus 6:16-18. Bagaimana dengan/ kehidupan kita? Mari
kita terus tingkatkan kewaspadaan supaya kita kuat, dan tidak terjerat oleh
tipu daya setan, melalui penyembahan berhala. Amin
7 Berhala Modern Zaman Ini
Apa sajakah berhala modern zaman ini :
1. Berhala Hawa Nafsu
Efesus 5:18 : Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena
anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.
Banyak orang yang berpikir bahwa memiliki nafsu itu wajar.
Namun, jika nafsu itu menjadi hal yang utama, berarti bisa menjadi berhala.
Nafsu bisa diartikan pada keinginan yang harus terpenuhi.
2. Berhala Cinta Manusia
Yohanes 4:18 : Sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan
yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata
benar”.
Semua manusia pasti memiliki keluarga. Dan wajar sekali
apabila suami mengasihi isteri dan juga sebaliknya. Namun, yang menjadi tidak
wajar adalah jika rasa cinta itu melebihi rasa cinta kepada Tuhan.
3. Berhala Penerimaan
Matius 10 : 37
“ Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari padaKu,
ia tidak layak bagiKu; dan barang siapa mengasihi anaknya laki-laki atau
perempuan lebih dari padaKu, ia tidak layak bagiKu.
Nah, ini mungkin menjadi peringatan bagi setiap orang yang
takut kehilangan orang tua atau anaknya. Ingatlah, bahwa Tuhan adalah sang
pencipta, dan Dia berhak penuh atas ciptaanNya. Maka dari itu, tetaplah untuk
tetap mengutamakan Tuhan di atas segalanya.
4. Berhala Prestasi
1 Korintus 8 : 1 -2
“ Tentang daging persembahan berhala kita tahu: “ kita semua
mempunyai pengetahuan. Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong,
tetapi kasih membangun.
Manusia diberikan kemampuan atau talenta. Namun, terkadang
talenta itu dipakai untuk menyombongkan diri. Maka dari itu, persembahkanlah
talenta yang anda punya hanya untuk kemuliaan Tuhan.
5. Berhala Harta
Kolose 3:5
Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang
duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga
keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.
Siapakah manusia yang tidak ingin kaya? Atau siapa manusia
yang tidak menginginkan uang? Yang menjadi dosa bukanlah harta atau uangnya,
namun cinta akan harta dan uang tersebut.
6. Berhala Tradisi
Markus 7 : 9 : Yesus berkata pula kepada mereka :” Sungguh
pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat
istiadatmu sendiri.
Banyak orang yang mengutamakan tradisi nenek moyangnya
dibanding mengutamakan perintah Allah. Dan dalam ayat ini sangatlah jelas bahwa
Tuhan tidak ingin dikesampingkan karena tradisi nenek moyang.
7. Berhala Cinta Diri Sendiri
1 Timotius 3:1-2
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa
yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.
Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah,
mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterimakasih, tidak
mempedulikan agama.
Ini adalah berhala yang banyak orang tidak sadari. Dalam
kehidupan sehari-hari, anda dapat membuktikan apakah anda mencintai diri
sendiri atau mencintai Tuhan. Di akhir zaman ini akan banyak orang yang
berontak kepada orangtua, bahkan tidak tahu berterimakasih kepada orang lain.
Nah, tetaplah mengutamakan Tuhan di atas segala-galanya.
Dengan merendahkan hati, berdoa dan selalu merenungkan firman Tuhan maka anda
bisa menjauhkan berhala-berhala dalam hidup anda.
Komentar
Posting Komentar